Pages

Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 April 2014

Konsep Dasar Rekayasa Perangkat Lunak

 Berikut ini merupakan dasar-dasar dari materi rekayasa perangkat lunak, silahkan dibaca dan digunakan dengan sebagaimana mestinya :D


1. Apa itu perangkat lunak?

Perangkat lunak merupakan program komputer yang berfungsi menghubungkan antara pengguna dan komputer yang digunakan. dapat dibilang perangkat lunak merupakan sebagai media penerjemah perintah yang diberikan oleh pengguna kepada komputer untuk selanjutnya diproses melalui perangkat keras komputer tersebut.Perangkat lunak umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras yang biasa disebut sebagai device driver, melakukan proses penghitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak yang lebih mendasar lainnya, seperti sistem operasi dan bahasa pemrograman.

Secara umum ada tiga jenis perangkat lunak yang diketahui hingga saat ini yaitu sistem operasi yang merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Kedua yaitu perangkat lunak bahasa pemrograman seperti java. Dan yang ketiga yaitu perangkat lunak aplikasi yang merupakan penrangkat yang digunakan untuk membantu dan memudahkan pekerjaan seseorang misalnya saja Microsoft Excel, Word, dan Power Point

2. Apa itu Rekayasa Perangkat Lunak?

Rekayasa atau teknik merupakan penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ni diselesaikan lewat pengetahuan, matematika, dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik professional disebut perekayasa.
            
Rekayasa perangkat lunak atau Software engineering dalam bahasa inggris merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang segala aspek perangkat lunak, seperti  cara-cara pengembangan, pemeliharaan , pembuatan, serta manajemen kualitas perangkat lunak.
     
Rekayasa perangkat lunak jugamerupakan disiplin rekayasa dengan perangkat lunak yang dikembangkan. Biasanya proses melibatkan penemuan pada keinginan klien, menyusunnya didalam daftar kebutuhan, merangcang arsitektur yang mampu mendukung semua kebutuhan, perancangan, pengodean, pengujian, dan pengintegrasian bagian yang terpisah, menguju keseluruhan, penyebaran, dan pemeliharaan perangkat lunak.  

3. Apa perbedaan Rekayasa Perangkat Lunak dengan Ilmu Komputer?

Perbedaan antara rekayasa perangkat lunak dengan ilmu koputer sudah terlihat dari Bahasa Inggrisnya rekayasa perangkat lunak dalam Bahasa Inggris disebut sebagai software engineering , sedangkan ilmu komputer dalam bahasa inggris disebut science.  Dari segi ilmu yang dipelajari rekayasa perangkat lunak merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang perangkat lunak, sedangkan ilmu komputer mempelajari tentang komputasi, perangkat keras, serta beragam topic yang berkaitan dengan komputer.serta ilmu komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer sedangkan rekayasa perangkat lunak tidak. Selain itu rekayasa perangkat lunak lebih mengedepankan prakteknya, sedangkan ilmu komputer lebih mengedepankan teori.


4. Apa perbedaan rekayasa perangkat lunak dengan  rekayasa sistem?
            
Perbedaan antara rekayasa perangkat lunak dengan rekayasa sistem adalah apabila rekayasa sistem itu merupakan sebuah kumpulan komponen, konsep, serta alat bantu untuk merancang dan menginstalasi sebuah sistem perangkat lunak, sedangkan rekayasa perangkat lunak itu merupakan ilmu yang mempelajari tentang segala aspek perangkat lunak, seperti  cara-cara pengembangan, pemeliharaan , pembuatan, serta manajemen kualitas perangkat lunak. Jadi dapat disimpulkan bahwa rekayasa perangkat lunak merupakan bagian dari rekayasa sistem karena RPL ilmu yang mempelajari tentang pembuatan perangkat lunak sedangkan rekayasa sistem merupakan kumpulan komponen, konsep, serta alat bantu untuk merancang dan menginstalasi perangkat lunak.

  
5. Apa yang dimaksud dengan proses perangkat lunak?
            
Proses perangkat lunak merupakan proses bagaimana sebuah perangkat lunak itu dapat terbentuk yang dilakukan oleh perekayasa perangkat lunak, proses proses tersebut diantaranya adalah :

A. Proses spesifikasi perangkat lunak. Pada proses ini fungsi,kemampuan operasi perangkat lunak yang akan dibuat harus diketahui terlebih dahulu.

B.Proses pengembangan perangkat lunak. Setelah diketahui fungsi  serta kemampuan perangkat lunak yang akan dibuat selanjutnya perangkat lunak yang telah memenuhi spesifikasi diproduksi.

C. Proses validasi perangkat lunak. Pada proses validasi ini perangkat lunak yang telah diproduksi akan divalidasi sebagai bukti perangkat lunak yang diproduksi berguna sesuai kebutuhan yang diperlukan.

D. Evolusi perangkat lunak. Dengan berkembangnya jaman perangkat lunak yang sudah diproduksipun haruslah berevolusi agar tetap dapat berguna untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.  

6. Apakah model  proses perangkat lunak?
            
Model proses perangkat lunak merupakan cara untuk memproses sebuah perangkat lunak dari nol menjadi sebuah perangkat lunak yang siap untuk digunakan. Berikut merupakan beberapa contoh model proses perangkat lunak yang biasa digunakan

A. Waterfall Model atau Model Air Terjun

Model air terjun ini merupakan model klasik yang bersifat sistematis dalam membuat suatu perangkat lunak dan juga paling sering digunakan. 

Pada fase analisis fungsi,kemampuan operasi perangkat lunak yang akan dibuat harus diketahui terlebih dahulu. Kemudian apabila analisi telah selesai dilakukan maka didesainlah perangkat lunak yang akan dibuat. Setelah desain selesai lalu desain tersebut diterjemahkan kedalam kode-kode dengan bahasa pemrograman yang diinginkan, misalnya saja C++. Setelah kode selesai dibuat diadakanlah proses pengetesan terhadap perangkat lunak yang baru dibuat agar diketahui apakah perangkat yang dibuat bisa berjalan dengan benar atau tidak.



2. Model Spiral

Model spiral ini dikembangkan oleh Boehm pada tahun 1988 berdasarkan pada pengalamannya dengan berbagai perbaikan atas model air terjun yang diaplikasikan pada proyek pemerintah, khususnya perangkat lunak yang besar. Model ini dititikberatkan pada pembuatan prototype dan manajemen resiko yang sangat fleksibel jika dibandingkan dengan model air terjun. Kebanyakan aplikasi komprehensif dari model ini ada pada pengembangan TRW-Software Productivity System yang dijabarkan oleh Boehm. Konsep spiral dan focus manajemen risiko telah memperolah pengakuan di industry rekayasa perangkat lunak dan manajemen proyek pada tahun-tahun terakhir.
      
Keuntungan apabila menggunakan model spiral diantaranya :
A. Jangkauan atas pilihan mengakomodasi fitur yang baik untuk proses model perangkat lunak yang sudah ada.
B. Fokus awalnya ada pada pilihan yang melibatkan penggunaan ulang perangkat lunak yang ada. Pilihan ini mendukung karena identifikasi awa; dengan evaluasi dari alternative-alternatif adalah  kunci di setiap siklus spiral.
C. Model spiral juga menyediakan mekanisme untuk tujuan kualtias dan perangkat lunak gabungan kepengembangan produk perangkat lunak.
D. Model spiral mempunyai focus untuk mengeliminasi kesalahn
E. Model spiral menyediakan pendekatan terpisah untuk pengembangan dan pemasangan perangkat lunak.
F. Model spiral menyediakan kerangka kerja aktif untuk pengembangan sistem perangkat keras dan perangkat lunak yagn terintegrasi.
      
Sedangkan kerugian apabila menggunakan model spiral diantaranya :
A. Kebanyakan perangkat lunak yang menggunakan model spiral menitikberatkan pada control, titik periksa, yang merupakan keunggulan dari model air terjun.
B. Karena model spiral ini bersifat fleksibel serta dinamis maka langkah spiral ini harus diteliti lebih lanjut untuk mendapatkan konsistensi, penjajakan, dan control yang diinginkan. Penelitian dan control sangat penting , khususnya untuk area analisis resiko dan manajemen.

7. Berapa biaya Rekayasa Perangkat Lunak?
            
Biaya untuk rekayasa perangkat lunak bervariasi tergantung pada jenis sistem yang akan dibuat ,atribut perangkat serta kinerja dan kehandalan perangkat yang akan dibuat, contohnya saja sistem yang berskala internasional tentunya memerlukan biaya yang lebih mahal apabila dibandingkan dengan sistem yang berskala nasional. Tabel dibawah ini menjelaskan perkiraan pengeluaran rekayasa perangkat lunak
   

Akurasi Manajemen Proyek (dari PMBOK edisi 3, PMI, 2004)
Akurasi pengembangan perangkat lunak(dari rapid development, McConnell, 1996)
Konseptual
30% kebawah sampai 50% keatas
75% kebawah hingga 300% keatas
Konsep Produk Awal
Persiapan
20% kebawah hingga 30% keatas
50% kebawah hingga 100% keatas
Definisi produk yang disetujui
Kepastian
15% kebawah hingga 20% keatas
33% kebawah hingga 50% keatas
Spesifikasi Kebutuhan
Kontrol
10% kebawah hingga 15% keatas
20% kebawah hingga 25% keatas
Spesifikasi rancangan proyek

8. Apa saja metode-metode RPL?
            
Metode-metode dalam rekayasa perangkat lunak merupakan cara yang dilakukan untuk mengembangkan perangkat lunak yang meliputi deskripsi model sistem, aturan, rekomendasi, panduan proses, dan bimbingan. Deskripsi model sistem merupakan model sistem yang akan digunakan contohnya model waterfall. Aturan merupakan batasan yang diberikan kepada model sistem yang telah ditentukan, misalnya setiap entitas pada model sistem diharuskan memiliki nama entitas yang berbeda antara satu entitas dengan entitas lainnya. Rekomendasi berupa saran yang diberikan agar dapat membentuk perancangan yang baik dan sesuai fungsinya. Panduan proses merupakan aktifitas yang bisa diikuti untuk mengembangkan model sistem. Proses bimbingan yaitu serangkaian kegiatan yang akan diikutin untuk mengembangkan model sistem.
  
9. Apa yang dimaksud dengan CASE(Computer Aided Software Engineering)?
            
Yang dimaksud dengan CASE(Computer Aided Software Engineering) adalah serangkaian aplikasi dan metode untuk perangkat lunak yang otomatis dapat memberikan dukungan untuk kegiatan proses perangkat lunak. Ada dua jenis CASE yaitu upper-CASE yaitu alat untuk mendukung kegiatan proses awal persyaratan dan lower-CASE yaitu alat yang mendukung kegiatan yang selanjutnya seperti pemrograman, pengujian , debugging.

10. Apakah atribut perangkat lunak yang baik?
Atribut perangkat lunak yang baik diantaranya :
A. Maintainability yaitu perangkat lunak harus bisa di pelihara demi memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin lama menginginkan kemudahan.
B. Dependability, yaitu perangkat lunak harus dapat diandalkan dan dipercaya dan tidak mengecewakan penggunanya.
C. Acceptability, yaitu perangkat lunak yang sudah diproduksi harus diterima sepenuhnya oleh pengguna yang memesannya. Ini berarti perangkat harus dapat dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna.
D. Usability , perangkat lunak yang harus dapat digunakan sesuai dengan fungsi awal yang telah ditentukan oleh penggunanya.
E. Efisien, yaitu perangkat lunak haruslah efisien baik dalam penggungannya maupun sumber daya yang digunakan.


11. Apa tantangan kunci yang dihadapi Rekayasa Perangkat Lunak?
Tantangan kunci yang dihadapi rekayasa perangkat lunak diantaranya :
A. Tantangan pengiriman, yaitu tantangan untuk mempercepat waktu pengiriman perangkat lunak tanpa mengurangi kualitas sistemnya.
B. Tantangan pemeliharaan, yaitu tantangan dalam melakukan pemeliharaan dan peng-updatean perangkat lunak agar biaya yang digunakan dapat di minimalisir sesedikit mungkin.   
C. Tantangan heterogenitas , yaitu tantangan dalam pengembangan untuk membangun perangkat lunak yang dapat diandalkan dan flexible untuk menghadapi heterogenitas yang ada.
D. Adanya killer application yang bisa lebih dikostumisasi, interaktif, dinamis, dan penuh gaya
E. User power an authority, dimana pengguna bisnis dan pengguna individu adalah pihak yang lebih kuat, berpengalaman dan selektif.
F. Adanya market share dimana pesaing menjadi lebih agresif, dan inovatif.

Rabu, 19 Februari 2014

Arsitektur Search Engine

Didalam arsitektur teknologi informasi terdapat arsitektur search engine, apakah itu arsitektur search engine? untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada artikel dibawah ini 

1.      Pengertian Search Engine
Mesin pencari atau search engine adalah suatu program komputer yang dirancang untuk membantu, mempermudah, mempercepat seseorang menemukan informasi atau data yang diinginkan. Search engine semacam penunjuk jalan untuk mencari sesuatu yang dibutuhkan oleh seorang user yang ingin menemukan sesuatu yang dicarinya.
Mesin pencari akan berfungsi setelah mempunyai kriteria database yang dibuat sebelumnya dan akan menampilkan hasil sesuai dengan kriteria mesin pencari. Cara kerja mesin pencari adalah dengan memasukkan kata kunci pada kolom pencarian kemudian mesin pencari akan bekerja melakukan pencarian di database serta menampilkan hasil akurat yang memuat kata kunci tersebut dari database yang ada. Jika pada database tidak ada kecocokan dengan kata kunci maka hasil tidak ditampilkan. 

2.      Prinsip Umum Search Engine
Sistem kinerja search engine ini ada beberapa hal yang sering dijumpai terutama keterkaitannya dengan masalah arsitektur dan mekanismenya diantaranya :
1.      Spider
Merupakan program yang men-download halaman-halaman yang mereka temukan, mirip dengan browser. Perbedannya adalah bahwa browser menapilkan secara langsung informasi yang ada (baik tekas, gambar, dll). Untuk kepentingan manusia yang menggunakannya pada saat itu, sedangkan spider tidak melakukan untuk menampilkan dalam bentuk yang terlihat seperti itu, karena kepentingannya adalah untuk mesin, bukan untuk manusia, spider pun dijalankan oleh mesin secara otomatis. Kepentingannya adalah untuk mengambil halaman-halaman yang dikunjunginya untuk disimpan kedalam database yang dimiliki oleh search engine.
2.      Indexer
Komponen ini melakukan aktifitas untuk menguraikan masing-masing halaman dan meneliti berbagai unsur, seperti teks, headers, struktur atau fitur dari gaya penulisan, tag HTML khusus, dll
3.      Result Engine
Mesin yang melakukan penggolongan dan penentuan peringkat dari hasil pencarian pada search engine. Mesin ini menentukan halaman mana yang menemui kriteria terbaik dari hasil pencarian berdasarkan permintaan penggunanya, dan bagaimana bentuk penampulan yang akan ditampilkan.
4.      Web Server
Merupakan komponen yang melayani permintaan dan memberikan respon balik dari permintaan tersebut. Web Server ini biasanya menghasilkan informasi atau dokumen dalam format HTML. Pada halaman tersebut tersedia layanan untuk mengisikan kata kunci pencarian yang diinginkan oleh usernya. Web Server ini juga bertanggung jawab dalam menyampaikan hasil pencarian yang dikirimkan kepada komputer yang meminta informasi.
5.      Crawler
Merupakan program yang dimiliki search engine untuk melacak dan menemukan link yang terdapat dari setiap halaman yang ditemuinya. Tugasnya adalah untuk menentukan spoder harus pergi kemana dan mengevaluasi link berdasarkan alamat yang ditentukan dari awal. Crawler mengikuti link dan mencoba menemukan dokumen yang belum dikenal oleh search engine.
6.      Database
Merupakan tempat standar untuk menyimpan data-data dari halaman yang telah dikunjungi, di-download dan sudah dianalisis. kadang kala disebut juga dengan index dari suatu search engine.




3.      Contoh Search Engine
Banyak sekali search engine yang dapat kita gunakan untuk mencari informasi yang kita perlukan, berikut ini merupkan beberapa contoh search engine serta kelebihan dan kelemahannya masing-masing
1.      Google
Selain pencarian web, Google juga menyediakan jasa pencarian gambar, pencarian berita serta pencarian pada arsip USENET (newsgroup), serta direktori, seperti Yahoo! Kelemahannya terletak pada tidak tersedianya pencarian file, video, dan audio. Keunggulan Google terutama adalah pada pencarian teks, terutama dari algoritma PageRank, database-nya yang besar serta banyaknya jenis file yang diindeksnya.

Kelebihan search engine google
1. Kecepatan dan kemudahan dalam mencari.
2. Lebih canggih dengan fitur yang dimilikinya.
3. Tampilan yang sederhana.
4. Google merupakan satu-satunya mesin pencari yang memilki cach. Dengan adanya cache ini, si pencari dapat menghemat waktu pencarian, karena hasil pencarian yang akan ditampilkan.
5. Dapat mencari segala informasi seperti gambar, berita artikel, hiburan dll.

2.      Yahoo
      Yahoo salah satu portal terbesar di Internet, selain MSN., dan juga salah satu mesin pencaru tertua. Halaman utamanya sendiri tidak terlalu ramah untuk pencarian, tetapi Yahoo! menyediakan search yahoo.com untuk itu. Yahoo! menggunakan jasa Google untuk mencari informasi di web, ditambah dengan informasi dari databasenya sendiri. Kelebihan Yahoo! adalah direktorinya. Yahoo! juga menyediakan pencarian yellow pages dan peta, yang masih terbatas pada Amerika Serikat. Yahoo juga menyediakan pencarian gambar. berikut ini kelebihan dan kekurangannya yang lebih jelas :

Kelebihan:
1.      Salah satu web yang menyediakan layanan fasilitas gratis
2.      Banyak fasilitas yang disediakan, seperti: Yahoo mail
3.      Sudah ada di banyak Negara
Kekurangan:
1.      Satu id yahoo hanya untuk yahoo, tak bisa untuk produk windows, seperti IM dan msn.
2.      Teralu mudah untuk membuat id, sehingga kadang-kadang disalah gunakan.
3.      Fitur YM msh sangat kalah jauh dengan IM keluaran windows.
4.      Satu id yahoo hanya untuk yahoo, tak bisa untuk produk windows, seperti IM dan msn.
3.      Alltheweb
Keunggulan Alltheweb adalah pencarian file pada FTP Server. Tidak seperti web, FTP adalah teknologi internet yang ditujukan untuk menyimpan dan mendistribusikan file, biasanya program, audio atau video. Web sebenarnya lebih ditujukan untuk teks. Sejauh ini, hanya AllTheWeb yang menyediakan jasa pencarian file. 
Kelebihan
1.      Kemudahan dalam mencari data.
2.      Tampilan yang sederhana seperti Google.
3.      Alltheweb langsung menyediakan fungsi untuk pencarian berita, musik, gambar, dan video.
4.      Menu bantuan terlihat jelas, dan di dalamnya tersedia sejumlah opsi bantuan yang banyak, sehingga sekali lagi kemudahan tampak bagi si pengguna.
Kekurangan:
1.    Pencarian yang lama dibandingkan dengan mesin pencari lainnya.
2.   Halaman pencarian hanya dibatasi dengan sebuah garis sehingga membingungkan si pengguna.
3.  Pada link-link yang tidak berguna terkadang masih terlihat dalam beberapa hari, sehingga terlihat kurang aktual. Hal ini menunjukan tidak cepatnya Allltheweb melakukan update.
4.      MSN
      MSN merupakan mesin pencari dari Microsoft Network ini menawarkan pencarian baik dengan kata kunci maupun dari direktori. Pemakai Internet Explorer kemungkinan besar sudah pernah menggunakan mesin pencari ini. Situs Searchenginewatch mencatat MSN sebagai mesin pencari ketiga populer setelah Google dan Yahoo! Tak ada pencarian image, atau news. Menyediakan pencarian peta, yellow pages, white pages, pencarian pekerjaan, rumah.

Kelebihan:
1.      Mampu mencari video, musik, gambar, dan beragam format file spesial.
Kekurangan
1.      Pencarian. Dibutuhkan waktu yang lama sampai hasil ditampilkan di halaman MSN
2.      Pengguna juga sulit membedakan antara iklan dan bukan iklan pada halaman pencariannya. Penampilan iklan hanya dibedakan dari hasil asli melalui sebuah titik di depannya.
4.      Cara Kerja Search Engine Google
            Berikut ini merupakan cara search engine google lakukan dalam melakukan pencarian . Secara garis besar, ada tiga langkah yang dilakukan oleh sistem pencarian Google. Ketiga langkah tersebut adalah Crawling & Indexing, Algoritma, dan Fighting Spam.
            Sistem Google akan memulai proses pencarian dengan mencari kata yang diinginkan oleh pengguna ke sekitar 30 triliun halaman situs yang ada di dunia maya.

            Setelah selesai mencari, kata-kata tersebut akan dibuatkan indeks. Saat proses indexing selesai dikerjakan, proses algoritma super-rumit akan mulai bekerja memilah-milah konten mana yang diprediksi paling sesuai dan akhirnya sistem akan menampilkan hasilnya kepada pengguna

Jumat, 07 Februari 2014

Arsitektur E-Commerce

Yak setelah sekian lama disibukkan dengan kegiatan kampus kali ini saya akan memposting tugas-tugas yang saya kerjakan semasih berada di semester 3, salah satunya adalah Arsitektur Sistem Teknologi Informasi. Didalam arsitektur teknologi informasi terdapat arsitektur e-commerce, apakah itu arsitektur e-commerce? untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada artikel dibawah ini 


1      Pengertian E-Commerce
            Electronic commerce merupakan konsep dari pemasaran global yang digambarkan sebagai proses jual, beli, pemasaran barang atau jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, maupun jaringan komputer lainnya.
             E-commerce ini sendiri merupakan bagian dari e-business, dimana cakupan e-business lebih luas dibandingkan dengan e-commerce karena e-business tidak hanya sekedar perniagaan tetapi juga mencangkup pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan , dan lain-lain. Selain memerlukan teknologi jaringan, e-commerce juga memerlukan teknologi basis data, e-mail, serta teknologi non komputer lainnya seperti pengiriman barang dan lainnya.         

2      Sejarah E-Commerce
            Sejarah perkembangan E-commerce di dunia dimulai dari kemunculan internet yang kemudia terus berkembang sehingga timbullah E-commerce. Perkembangan teknoloogi informasi yang pesat berhasil menciptakan infrastruktur informasi baru. Internet memiliki beberapa daya tarik dan keunggulan bagi para konsumen maupun organisasi, misalnya dalam hal kenyamanan, kecepatan data, akses 24 jam sehari, efisiensi, alternative ruang dan pilihan yang tanpa batas, personalisasi, sumber informasi dan teknologi yang potensial.
            Pada awalnya penerapan electronic commerce yang bermula di awal tahun 1970an dengan adanya inovasi semacam electronic fund. Saat itu penerapan sistem ini masi sangat terbatas pada perusahaan berskala besar, lembaga keuangan pemerintah dan beberapa perusahaan menengah kebawah yang nekat.
            Kemudian E-Commerce ppertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat itu pertama kali banner-elektronik digunakan untuk tujuan promosi dan periklanan disuatu halaman website.

3.      Teknologi yang mendukung E-Commerce
            Untuk menjalankan e-Commerce, diperlukan beberapa servis atau infrastruktur yang mendukung pelaksanaan commerce. Servis-servis ini akan dibahas pada bagian (section) di bawah ini.
1)      Directory Services
Directory services menyediakan informasi tentang pelaku bisnis dan end user, seperti halnya buku telepon dan Yellow Pages. Ada beberapa standar yang digunakan untuk menyediakan directory services. Salah satu standar yang cukup populer adalah LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) yang kemudian menimbulkan OpenLDAP (www.openLDAP.org). Salah satu permasalahan yang mengganjal dalam penggunaan directory services adalah adanya potensi security hole, yaitu ada kemungkinan orang melakukan spamming. pamming adalah proses pengiriman email sampah yang tak diundang (unsolicied emails) yang biasanya berisi tawaran barang atau servis ke banyak orang sekaligus. Seorang spammer dapat melihat daftar user dari sebuah directory services kemudian mengirimkan email spamnya kepada alamat-alamat email yang dia peroleh dari directory services tersebut.

2) Infrastruktur Kunci Publik (Public Key Infrastructure)
            Untuk menjalankan eCommerce, dibutuhkan tingkat keamanan yang dapat diterima. Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi, yaitu antara lain dengan menggunakan enkripsi untuk mengacak data. Salah satu metoda yang mulai umum digunakan adalah pengamanan informasi dengan menggunakan public key system. Sistem lain yang bisa digunakan adalah privae key system. Infrastruktur yang dibentuk oleh sistem public key ini disebut Public Key Infrastructure (PKI), atau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi Infrastruktur Kunci Publik (IKP), dimana kunci publik dapat dikelola untuk pengguna yang tersebar (di seluruh dunia). Komponen-komponen dari infrastruktur kunci publik ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian berikut.

3) Certification Authority (CA).
            Merupakan sebuah body / enity yang memberikan dan mengelola sertifikat digital yang dibutuhkan dalam transaksi elektronik. CA berhubungan erat dengan pengelolaan public key system. Contoh sebuah CA di Amerika adalah Verisign (www.verisign.com). Adalah merugikan apabila perusahaan di Indonesia menggunakan fasilitas Verisign dalam transaksi eCommerce. Untuk itu di Indonesia harus ada sebuah (atau lebih) CA. Sayangnya, untuk menjalankan CA tidak mudah. Banyak hal teknis dan non-teknis yang harus dibenahi. (Catatan: penulis saat ini sedang mengembangkan sebuah CA untuk Indonesia. Kontak penulis untuk informasi lebih anjut.) CA dapat diimplementasikan dengan menggunakan software yang komersial (seperti yang dijual oleh Verisign) dan juga yang gratis seperti yang dikembangkan oleh OpenCA1.

4) IPSec.
            Keamanan media komunikasi merupakan hal yang penting. Mekanisme untuk mengamankan media komunikasi yang aman (secure) selain menggunakan SSL, yang akan dijelaskan kemudian, adalah dengan menggunakan IP Secure. Plain IP versi 4, yang umum digunakan saat ini, tidak menjamin keamanan data.

5) Pretty Good Privacy (PGP).
            PGP dapat digunakan untuk authentication, encryption, dan digital signature. PGP umum digunakan (de facto) di bidang eMail. PGP memiliki permasalahan hukum (law) dengan algoritma enkripsi yang digunakannya, sehingga ada dua sistem, yaitu sistem yang dapat digunakan di Amerika Serikat dan sistem untuk internasional (di luar Amerika Serikat). Implementasi dari PGP ada bermacam-macam, dan bahkan saat ini sudah ada implementasi dari GNU yang disebut GNU PrivacyGuard (GPG).

6) Privacy Enhanced Mail (PEM).
            PEM merupakan standar pengamanan email yang diusulkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) 

7)  S/MIME.
            Selain menggunakan PGP, pengamanan eMail dapat juga dilakukan dengan menggunakan standar S/MIME. S/MIME sendiri merupakan standar dari secure messaging, dan tidak terbatas hanya untuk eMail saja. Beberapa vendor EDI sudah berencana untuk menggunakan S/MIME sebagai salah satu standar yang didukung untuk messaging. Informasi mengenai S/MIME dapat diperoleh dari berbagai tempat, seperti misanya: S/MIME Central <http://www.rsa.com/smime/>

8) Secure Sockets Layer (SSL).
            Seperti dikemukakan pada awal dari report ini, eCommerce banyak menggunakan teknologi Internet. Salah satu teknologi yang digunakan adalah standar TCP/IP dengan menggunakan socket. Untuk meningkatkan keamanan informasi keamanan layer socket perlu ditingkatkan dengan menggunakan teknologi kriptografi. Netscape mengusulkan pengamanan dengan menggunakan Secure Socket Layer (SSL) ini. Untuk implementasi yang bersifat gratis dan open source, sudah tersedia OpenSSL project (http://www.openSSL.org). Selain SSL ada juga pendekatan lain, yaitu dengan menggunakan Transport Layer Security (TLS v1).
             
4. Keuntungan E-Commerce
Adapun keuntungan daripada e-commerce diantaranya:
1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya relative lebih murah.
2. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik karena pembayaran ini dapat langsung dicek dan tepat waktu.
3. Mempercepat pelayanan ke pelanggan dan pelayanan yang lebih responsive.
4. Informasi akan barang dan jasa yang ditawarkan lengkap dan jelas.
5. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lainnya.

5. Kelemahan E-Commerce
Adapun kelemahan dari e-commerce diantaranya:
1. Sering terjadi ketidaksesuaian jenis dan kualitas barang yang ditawarkan dengan barang yang diterima oleh pelanggan.
2. Dapat kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan, misalnya mati listrik disaat akan melakukan transaksi.
3. Kehilangan kepercayaan dari konsumen, karena bisa saja ada oknum yang tidak suka dengan bisnis e-commerce melakukan hal-hal yang membuat reputasi e-commerce seseorang jatuh.
4. Ketidakpastian pengiriman barang yang sudah dipesan
5. Tidak aman , karena segala sesuatu yang sudah berhubungan dengan internet keamanannya tidak ada yang bisa menjamin.

6. Jenis dan Contoh E-Commnerce
Banyak sekali contoh E-Commerce yang dapat kita temui contohnya:
1. Website E-Commerce business to business contohnya :
a. http://www8.hp.com
b. http://importmusik.com
c. http://indonetwork.co.id
d. http://www.globalmarket.com
e. http://www.tradekey.com
f.  http://www.ford.co.id

2. Website E-Commerce business to consumer contohnya :
a. http://www.amazon.com
b. http://www.bhinneka.com
c. http://www.balidenpasartrading.com
d. http://habbatsonline.com

3. Website E-Commerce consumer to consumer contohnya :
a. http://www.kaskus.co.id
b. http://www.tokobagus.com
c. http://www.tokopedia.com
d. http://www.berniaga.com
e. http://www.duniavirtual.com

7. Arsitektur E-Commerce
Kerangka kerja perencanaan konseptual dimana aplikasi bisnis dan teknologi informasi didesain sebagai arsitektur terpadu dari sistem perusahaan yang mendukung inisiatif bisnis strategis dan proses bisnis lintas fungsi.Arsitektur dasar dari aplikasi web tokojualbeli.com adalah arsitektur client server. Artinya pemrosesan aplikasi ini dijalankan melibatkan kedua sisi yakni sisi mesin server pusat dan sisi client.

Didalam membangun infrastruktur e-commerce dipergunakan kerangka arssitektur yang terdiri dari berbagai building block. Entity-entiti blok ini seperti permainan anak-anak yaitu lego, yang dapat dengan mudah di copot dan dipasang sesuka ati sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, untuk mendirikan sebuah arsitektur sesuai keinginan. Salah satu standar kerangka arsitektur e-commerce yang mempergunakan pendekatan ini dikembangkan bersama oleh alta software dengan cisco system yang digambarkan seperti gambar dibawah in

Arsitektur ini dibangun oleh berbagai building blok yang didalamnya dapat dikonfigurasikan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Komponen-komponen tersebut antara lain : order management server, product configuration server, dynamic content server, commerce  transaction server, dan secured acces server. Masing-masing komponen ini secara fleksibel dapat dengan mudah dibongkar pasang sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan. Berikut merupakan penjelasan secara singkat mengenai fungsi beberaa kompnen yang berada didalam arsitektur sistem e-commerce.

1. Order Management Server
Sistem ini memiliki fungsi utama untuk menangani masalah pemesanan produk atau jasa sampai dengan proses pengirimannya kepada konsumen. Setelah perusahaan melakukan validasi terhadap pemesanan produk yang dilakukan oleh calon pembeli, sistem ini secara otomatis mengirimkan perintah pengadaan barang kebagian pemasok yang biasanya telah memiliki sistem informasinya sendiri. Untuk memberitahukan konsumen bahwa pesanannya telah diproses dan dalam status tertentu, dipergunakan sebuah metode khusus yang dinamakan event notification agent

2. Product Configuration Server
Pada prinsipnya sistem ii dibangun untuk mempermudah konsumen dalam menentukan konfigurasi produk yang diinginkan, tentu saja dengan catatan bahwa produk yang ditawarkan dapat di tentukan spesifikasinya sesuai dengan keinginan spesifik konsumen. Biasanya cara kerja sistem ini mempergunakan konsep ruled based engine dimana berdasarkan sejumlah peraturan tertentu, konsumen dapat melakukan tailor mede terhadap konfigurasi dan spesifikasi produk akhir yang diinginkan.

3. Dynamic Content Server
Komponen ini merupakan jantung dari informasi perusahaan dimana secara dinamis dan kontinyu melakukan pengelolaan dan update terhadap infromasi halaman HTML yang dapat ddengan mudah diakses oleh konsumen. DIkatakan dinamis karena perusahaan dapat dengan mudah merubah berbagai inforamsi properties dari produk yang ditawarkan dengan mudah secara otomatis perubahan tersebut akan dicatat oleh halaman HTML terkait sehingga konsumen dapat melihat informasi yang terbaru. 

4. Commerce Transaction Server
Transaks E-commerce biasanya melibatkan berbagai pihak, mulai dari proses pemesanan sampai dengan pembayaran dan distribusi produk yang dibeli. Terhadap beragam proses tersebut, sejumlah server atau sistem lain harus bekerjasama berdasarkan aturan dan scenario yang disepakati. Sistem ini bertugas untuk mengelola keperluan tersebut, agar proses transaksi yang melibatkan sejumlah server dapat berjalan dengan efektif.

5. Secured Access Server     
Sesuai dengan namanya sistem ini bertujuan untuk menjaga agar transaksi yang berjalan dapat terjamin kemanannya seperti keamanan proses pembayaran, keamanan proses pengiriman dokumen, keamanan proses verifikasi, keamanan proses autientifikasi dan lainnya

Selasa, 02 Juli 2013

Tabel Komputer VS Manusia Serta Penjelasannya


Jika ada penjelasan yang kurang lengkap atau tidak sesuai mohon dikritik di kolom komentar ya :)

No
KOMPUTER
MANUSIA
1
Incredibly fast
Incredibly slow
2
Error free
Error prone
3
Deterministic
Irasional
4
Alphabetic
Emotional
5
Literal
Inferential
6
Sequential
Random
7
Predictable
Unpredictable
8
Amoral
Ethical
9
Stupid
Intelligent


1. Komputer incredibly fast, manusia incredibly slow adalah jika suatu perkerjaan yang dilakukan oleh komputer akan selesai lebih cepat apabila dibandinagkan pekerjaan yang dilakukan oleh manusia.Misalnya saja jika melakukan proses penghitungan, jika yang melakukannya adalah komputer maka tidak diperklukan waktu yang lama untuk mendapatkan hasilnya, apabila dilakukan oleh manusia akan membutuhukan waktu yang cukup lama.

2. Komputer error free, manusia error prone adalah apabila suatu pekerjaan contohnya saja pekerjaan menghitung maka kemungkinan tidak ada kesalahan yang didapat, tetapi apabila proses pekerjaan menghitung tersebut dilakukan oleh manusia, maka ada kemungkinan salah terjadi didalam proses pengerjaannya.

3. Komputer deterministic, manusia irasional berarti komputer itu dibatasi dalam suatu hal, misalnya saja dalam hal penggunaannya, sedangkan manusia itu peikirannya tidak masuk akal sehingga tidak terbatas dalam suatu hal.

4. Komputer alphabetic, manusia emotional berarti komputer bekerja berdasarkan alphabet alphabet yang sudah di tentukan sebelumnya, sedangnkan manusia bekerja berdasarkan emosi yang ada pada diri manusia itu sendiri.

5. Komputer literal, manusia inferential berarti setiap hal yang dilakukan oleh manusia dapat disimpulkan maksud dan tujuannya sehingga jelas dan tidak membingungkan.

6. Komputer sequential, manusia random berarti setiap pekerjaan yang dilakukan oleh komputer dilakukan secara berurutan satu demi satu, sedangkan oleh manusia suatu pekerjaan bisa dilakukan secara acak, tidak harus berurutan.

7. Komputer predictable, manusia unpredictable berarti setiap kegiatan yang dilakukan oleh komputer bisa diprediksi pergerakannnya, sedangkan setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia pergerakannya ttidak dapat diprediksi.

8. Komputer amoral, manusia ethical artinya komputer dapat saja berbuat tidak sesuai moral, semisalnya saja jika user suatu komputer menginstal suatu aplikasi yang tidak diketahui asal usulnya dan ternyata aplikasi itu adalah virus yang dapat membuat komputer melakukan hal-hal yang tidak bermoral. Sedangkan manusia ethical yaitu setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia haruslah berdasarkan etika yang ada di tempat manusia itu berada.

9. Komputer stupid, manusia intelligent dikarenakan komputer dibuat oleh manusia maka dari itu dapat disimpulkan bahawa manusia lebih pintar daripada komputer, karena komputer hanyalah sebuah alat yang bekerja berdasarkan perintah dari manusia.